Renungan: Miskin Itu Nikmat

Sahabat.........
miskin itu nikmat. Banyak orang tidak maksiat karena melarat. Dengan melarat mereka bisa selamat dunia akherat.

Alloh itu maha kaya.
Kerajaan bumi dan langit ada di tangan-Nya.
Semua kunci bendahara bumi langit ada dalam genggaman-Nya.
Sangat mudah bagi Alloh, menjadikan kalian semua kaya.

Masalahnya, siapkah kalian menjadi kaya.
Masalahnya, siapkah kalian tetap taat ketika kaya.
Masalahnya, siapkah kalian tidak maksiat setelah kaya.
Masalahnya, siapkah kalian tidak berubah setelah kaya.

Miskin itu ujian, tapi ujian ringan, banyak orang yang lulus.
Kaya juga ujian, tapi ujian yang sangat berat, jarang yang lulus.
Banyak orang miskin, yang kehidupannya baik-baik saja.
Banyak orang miskin, yang hancur, setelah mereka menjadi kaya.

Mereka yang struk itu kebanyakan kaya, bukan orang miskin.
Mereka yang masuk RS itu kebanyakan kaya, bukan orang miskin.
Mereka yang masuk penjara itu orang kaya, bukan orang miskin.
Mereka yang masuk kubur itu orang kaya, bukan orang miskin.

Banyak orang miskin baik-baik saja, karena miskin itu nikmat.
Banyak orang miskin sehat-sehat saja, karena miskin itu nikmat.
Banyak orang miskin nyaman-nyaman saja, miskin itu nikmat.
Lahir miskin, hidup hiskin, mati miskin. Mereka betah-betah saja.

Renungan:

Masih ingatkah kalian, kisah truk bermuatan bir bintang yang terbalik di jalur pantura. Semua penduduk berhambur menjarah.
Apa yang terjadi setelahnya. Hampir seminggu, nyaris tidak ada aktifitas kerja dan ibadah. Mereka pada mabuk. Mereka tidak maksiat karena melarat. Begitu ada kesempatan, ya maksiat.

Pencerah Jiwa, Jumat, 03/03/2017

Oleh : Ajik Sjarji

0 Response to "Renungan: Miskin Itu Nikmat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

| PENERBIT PT MERDEKA MULTI MEDIA | CREATIVE 3M Media