MUI : Aktivitas Gay di Garut Membahayakan Anak-anak


BERITAJOGJA.Net ■ Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut menyebutkan, aktivitas gay yang ramai di medsos saat ini sangat membahayakan. Terlebih komunitas tersebut banyak melibatkan anak-anak di bawah umur.

Demikian hal tersebut disampaikan Ketua MUI Kabupaten Garut, KH. Sirodjul Munir kepada awak media, kemarin.

Oleh karena itu, Munir minta aparat bertindak cepat dan tanggap agar masalah tersebut segera ditangani secara maksimal oleh semua pihak, termasuk MUI. Apalagi selama ini Kabupaten Garut dikenal sebagai daerah yang agamis dan wilayah basis santri di Jawa Barat.

"Tentu kami berharap agar Pemkab Garut bertindak secepatnya guna membentuk tim khusus untuk menangani masalah ini. Apalagi slogan Bupati dan Wakil Bupati saat dilantik tahun depan adalah Garut bertaqwa. Bagaimana mau menciptakan Garut bertaqwa kalau moral generasi mudanya bejat," tegasnya.

Berdasarkan pemantauan pihaknya, kata Munir, jumlah gay yang berada di media sosial (medsoso) mencapai lebih dari 2 ribu orang. Namun pihaknya juga menerima laporan dari pihak lain jika jumlah gay di Kabupaten Garut sudah mencapai hingga 3 ribu orang.

"Kami juga dari MUI akan melakukan langkah konkrit dengan terjun langsung ke lapangan guna menginvestigasi lokasi," imbuhnya.  ■ Dadang

0 Response to " MUI : Aktivitas Gay di Garut Membahayakan Anak-anak "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

| PENERBIT PT MERDEKA MULTI MEDIA | CREATIVE 3M Media