Pushami dan FPI Minta Ketua GP Ansor Diadili


BERITA JOGJA ■ Imam Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Habib Muchsin Alatas meminta Ketua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil segera diadili terkait kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid. Alasannya, Yaqut dianggap sebagai sosok yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Yang pertama Yaqut harus diadili, pimpinan banser, pimpinan ansor," kata Muchsin di depan gedung Kemenkopolhukam, Jakarta (Jumat 26/10).

Selain itu, Muchsin meminta pihak Kemenkopolhukam agar dapat memfasilitasi pertemuan dengan Yaqut bersama Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dan sejumlah ulama dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

"Jangan sampai (tuntutan kami) hanya jadi catatan. Kalau tidak (dipenuhi) kita tagih janjinya tanggal 2 November," katanya.

Sebelumnya, Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (Pushami) juga telah melaporkan Ketua GP Ansor, Yaqut Cholil Qaumas ke Bareskrim Mabes Polri terkait kasus pembakaran bendera tauhid di Garut, Jawa Barat.

Ketua Biro Hukum Pushami Aziz Yanuar menyampaikan, pihaknya melaporkan Yaqut dengan dugaan tindak pidana konflik suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta penistaan agama sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 156a juncto Pasal 59 ayat (3) KUHP.

Aziz melaporkan Yaqut atas dugaan tindak pelanggaran Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45a ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Karena dari beberapa statemennya itu kita anggap sebagai tindakan provokasi yang akhirnya diikuti oleh anggota-anggotanya,” terang Aziz di Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (25/10/2018).

 ■ Yessy Rahmat


0 Response to " Pushami dan FPI Minta Ketua GP Ansor Diadili"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

| PENERBIT PT MERDEKA MULTI MEDIA | CREATIVE 3M Media