Masjid Adalah Basis Utama Pembangunan Masyarakat


Masjid Adalah Basis Utama Pembangunan Masyarakat hal yang sudah sangat kita pahami. Tidak ada satu pun dari kita yang mengaku muslim menafi’kan pernyataan diatas. Jika kita merujuk pada bagaimana awal Rasulullah Shollahu alaihi wa salam pun meletakan pondasi dasar bermasyarakat muslim semua berawal dari masjid. Maka pada saat Beliau Rasulullah Shollahu alaihi wa salam hijroh dari Makkah ke Madinah, Beliau mulai membangun masjid pertama kali yakni masjid Quba.

Sampai pada akhirnya Allah Subhanahu wa Ta’alla memerintahkan umat muslim untuk memiliki kiblat sendiri yakni Ka’bah sebagai Kib’at umat Islam sedunia. Kemudian Ka’bah sebagai kiblat umat muslim sedunia ini menjadi acuan bagi kiblat masjid-masjid kaum musliminin di belahan dunia manapun. Dan ini sekaligus memberi tanda bahwa setiap muslim harus menggerahkan segenap potensinya dan mengembangkannya berawal dari masjid.

Maka sepanjang sejarah muslim, tidak ada generasi yang hebat kecuali generasi itu muncul dan tumbuhnya dari masjid. Coba lihat dan cermani dengan baik, khususnya mereka yang menjadi orang hebat dan sukses, jika kita runtut arah pembinaannya saat kecil dahulu hingga dirinya menjadi pribadi hebat,  biasanya tak lepas dari ada sentuhan masjid kampung atau desa dimana dirinya tinggal. Kalaupun kita temukan hadirnya generasi hebat muslim yang muncul di luar pembinaan dari masjid, maka biasanya tidak memberikan dampak yang banyak bagi kemajuan umat, terlebih lagi bagi kemakmuran masjidnya.

Benar mungkin adanya ungkapan KALAU BISNISMU SUKSES, KENAPA MASJIDMU SEPI ? Ungkapan ini terlihat sederhana, tapi jika kita pahami maknanya sangat dalam, bagaimana seorang muslim yang sukses seharusnya tidak akan pernah lepas dari masjid. Dan seharusnya pula ungkapan ini jadi indikator kesuksesan seorang muslim untuk kita ikuti dan kita ambil manfatatnya. Banyak sih muslim yang sukses, tapi yang peduli terhadap masjidnya tidaklah banyak, maka sudah sepantasnya bagi kita bermimpi menjadi orang sukses yang peduli pada masjid.

Kalau masjid telah kita yakini sebagai basis utama pembangunan masyarakat, seharusnya apapun aktivitas dan kegiataan keummatan kita berawal dari masjid, baik saat menemuka ide, saat menyampaikan dan mendiskusikan ide dan gagasan, sampai pada saat merencakan dan menjalankan aksi semua berawal dari masjid. Tapi sayangnya hari ini semangat kita menjadikan masjid sebagai basis utama masih jauh dari kenyataan. Masih banyak diantara kita yang lebih memilih kegiatan keummatan di luar masjid, dengan berbagai alasan dan pertimbangan. Padahal masih ada masjid yang sangat layak untuk digunakan, baik tempat, sarana prasarana, saouns sistem dll, lain halnya jika memang masjid kurang siap untuk agenda keumatan kita, baru kita milik tempat di luar masjid yang lebih layak.

Pada prinsipnya apapun kegiatan kita, seharusnya masjid menjadi  memprioritaskan awal kita, bukan hanya pada saat (maaf) ke toilet saja kita lebih memprioritaskan masjid. Semangat kita menjadikan masjid sebagai basis utama pembangunan umat harus kita mulai dari hal-hal yang kecil, misalkan rapat di masjid walau hanya beberapa orang saja ngak masalah selama tempatnya di masjid. Janjian sama teman kita biasakan saat selesai menuniakan sholat berjama’ah di masjid, sehingga teman kita pun kalau mau datang lebih mudah.

Belum lagi jika para tokoh dan ustadz2 besar menggalakkan berbagai rapat dan kordinasi untuk membahas kepentingan umat di masjid, padahal biasanya di kantor yang full fasilitas atau di tempat makan yang nyaman lainnya. Jika kebiasan ini kita lakukan bersama-sama saya amat yakin masjid lama kelamaan akan makmur dan ramai, orang pun akan secara perlahan memahami bahwa masjid bukan sekedar untuk sholat dan ngaji saja.

Tapi jika kita para aktivis muslim, ustadz dan para pengerak umat memberi contoh, rapat bahas kepentingan ummat di cafe, kajian di hotel, musyawarah di villa, membuat bazar muslim di swalayan besar, mendirikan BMT atau koperasi di pasar dan lain sebagainya, lalu bagaimana umat akan paham cara memfungsikan masjid sebagai basis utama pembangunan umat ? Kalau kita kordinasi di villa, kajian di hotel dll sifatnya hanya kadang-kadang saja (untuk mencari suasana lain) mungkin masih bisa kita maklmuni, tapi kalau sudah terbiasa dan merasa tempat-tempat tersebut lebih nyaman dari masjid, hal ini yang perlu kita luruskan, terlebih lagi yang dibahas adalah persoalan umat.

Wallahu a’lam bishowab

Oleh : Ustadz Nashrullah Jumadi

Penulis buku “5 Langkah Mudah Membentuk dan Mengoptimalkan Baitul Maal Masjid”/Penganggas Konsep Gerakan membangun desa/kampung berbasis Baitul Maal Masjid/Ketua Lembaga Trainer & Penelitian Keummatan AL HADID/Founder Gerakan Peduli Masjid (GPM) Indonesia

info detail silahkan kunjungi : www.baitulmaalmasjid.com

0 Response to " Masjid Adalah Basis Utama Pembangunan Masyarakat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

| PENERBIT PT MERDEKA MULTI MEDIA | CREATIVE 3M Media