Sri Sultan Tetapkan Upah Minimum Provinsi DIY 2019 Sebesar Rp 1.570.922,32


BERITA JOGJA ■ Inilah kabar terkini bagi warga Jogjakarta. Hari ini, Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X menetapkan Upah Minimum Provisi (UMP) DIY 2019 sebesar Rp 1.570.922,32 hal itu sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur DIY Nomor 319/KEP/2018 tentang Penetapan UMP 2019.

Besaran UMP ini sesuai dengan kesepakatan Rapat Koordinasi Gubernur DIY bersama dengan Bupati dan Walikota se-DIY serta Dewan Pengupahan yang telah dilakukan pada 29 Oktober 2018.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) DIY Andung Prihadi Santoso mengatakan jika kemudian akan muncul Pro dan kontra terkait UMP/UMP wajar, sebab besaran UMP/UMK DIY 2019 yang telah ditetapkan Pemda DIY tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan sudah rigit atau kaku.
"Tetapi kita akan lakukan revitalisasi survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) kepada Pemerintah Pusat, supaya tidak ada angka dari Asosiasi Buruh Yogyakarta (ABY) sebesar Rp 2,5 hinggga Rp 2,7 juta dan dari kami tripartid Rp 1,5 juta," kata Andung kepada awak media di Kompleks Kepatihan, Kamis (1/11).

Selanjutnya, imbuh Andung, pihaknya akan mencoba mencari KHL yang realistis di DIY, sebab masalah pangan di DIY paling murah dan tidak mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Sedangkan komponen KHL yang non pangan akan dikaji kembali untuk tahun 2020. Jika jujur, UMP DIY tersebut masih termasuk UMP terendah di Indonesia.
Sebelumnya, Menakertrans sudah menetapkan kenaikan UMP 2019 dari 2018 sekitar 8,03 persen. "Jika kedepan UMP DIY masih seperti ini dan menggunakan rumus baku PP No.78/2015, maka besaran kenaikan UMP DIY akan seperti itu terus. Sehingga kita akan meninjau ulang melalui komponen KHL pada 2019 mendatang untuk penetapan upah minimum pada 2020 mendatang dan ini telah diamankan dalam PP 78 sehingga mungkin dilakukan revitalisasi KHL," paparnya.

Andung mengharapkan agar KHL bisa beda dengan provinsi lain, sebab harga pangan di DIY untuk komponen pangan KHL termasuk murah, sehingga akan ke arah non pangan. Pihaknya berharap dengan  adanya revitalisasi KHL tersebut akan ada penyesuaian dan  muncul angka yang lebih realistis.

UMP  DIY 2019 ini ditetapkan pada 1 November 2018 ini, sementara UMK DIY 2019 baru akan ditetapkan pada 2 atau 3 November 2018. UMK DIY 2019 sudah ditetapkan dengan rekomendasi Gubernur DIY, maka UMP DIY 2019 tidak berlaku.

Besaran angka UMP DIY 2019 adalah Rp 1.570.922,73, sedangkan besaran angka UMK di DIY 2019 yaitu Yogyakarta Rp 1,846.400,  Sleman sebesar Rp 1.701.000, Bantul Rp 1,649.800, Kulonprogo sebesar Rp 1,613.200 dan Gunungkidul sebesar Rp 1.571.000. (R/Sri)

0 Response to "Sri Sultan Tetapkan Upah Minimum Provinsi DIY 2019 Sebesar Rp 1.570.922,32"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

| PENERBIT PT MERDEKA MULTI MEDIA | CREATIVE 3M Media