Bambang Purwadi: 5000 Warga Yogyakarta Belum Miliki e-KTP


BERITAJOGJA.NET ■ Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) butuh blangko untuk mencetak kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) bagi warganya. Sebab, menurut data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) setempat, ada sebanyak 5000 warga yang belum memiliki e-KTP.

“Sebenarnya, kalau yang siap cetak atau print ready, khusus di Kabupaten Bantul, semua 8000 kartu. Sedangkan yang ada dan tersedia, baru sekitar 3000. Jadi, kurang 5000 blangko lagi,” terang Bambang Purwadi, Kepala Dinas Dukcapil, Kamis (13/12) kemarin di Bantul.

Karena itu pula, Bambang sangat berharap Pemerintah Pusat cq Kemendagri, segera mengirim kekurangan blangko tersebut. “Mudah-mudahan, bisa cepat dikirim,” katanya.

Ditambahkannya bahwa kebutuhan blangko e-KTP merupakan kewenangan Pemerintah Pusat melalu Kemendagri. “Jadi, mereka yang mendistribusikan. Ke provinsi dulu, baru ke kabupaten-kabupaten di DIY,” tutur Bambang lagi.

Menurut dia, sebenarnya kalau blangko tak tersedia, sudah bisa terdeteksi. “Makanya, jangan sampai masyarakat Bantul, sama sekali tidak tercukupi kebutuhan untuk blangko KTP elektroniknya,” ucap Bambang.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta pemerintah setempat memberikan kemudahan dalam pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk elektronik kepada warga.

“Meski KTP-e (kartu tanda penduduk elektronik) ini adalah kebijakan pemerintah pusat, namun pemerintah kabupaten sebagai garda terdepan layanan kepada masyarakat perlu memberikan layanan terbaik,” kata Anggota Komisi B DPRD Bantul Setiya di Bantul.

■ SRI WIGATI /GOES

loading...

Belum ada Komentar untuk " Bambang Purwadi: 5000 Warga Yogyakarta Belum Miliki e-KTP"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel