ATM Beras Masjid Jogokariyan Menjadi Rujukan Sarana Alternatif Bersodaqoh - BERITA JOGJA ATM Beras Masjid Jogokariyan Menjadi Rujukan Sarana Alternatif Bersodaqoh - BERITA JOGJA

Selasa, 22 Januari 2019

ATM Beras Masjid Jogokariyan Menjadi Rujukan Sarana Alternatif Bersodaqoh

  ATM Beras Masjid Jogokariyan Menjadi Rujukan Sarana Alternatif Bersodaqoh


BERITAJOGJA.NET ■ Sejak di canangkan ATM Beras di Masjid Jogokariyan Yogyakarta tahun lalu, sudah banyak para takmir masjid di Indonesia yang berlajar soal metode jitu cara bersodaqoh ini. Pasalnya, cara unik untuk kegiatan shodaqoh beras bagi Jama’ah tersebut sangat relevan dengan kondisi kekinian.

Jika dulu kegiatan ini menggunakan kotak shodaqoh beras. Maka kini ATM beras adalah upaya alternatif yang bisa digunakan oleh masyarakat, utamanya kaum dhuafa.

Awalnya, ATM beras ini merupakan donasi dari sebuah perusahaan yang tergerak mendukung kegiatan shodaqoh beras. Perusahaan ini memberikan mesin ATM beras kepada pengurus masjid, yang kemudian dipakai menggantikan fungsi kotak shodaqoh beras di Masjid Jogokariyan.

“ATM ini menyediakan beras yang akan diberikan oleh 400 jama’ah, setiap jama’ah memiliki jadwal sendiri setiap minggu nya. Jadi boleh ambil seminggu satu kali ,” kata Irgus Cahyo, salah seorang takmir Masjid Jogokariyan kepada BeritaJogja.Net, kemarin.

Menurutnya, setiap harinya mesin ATM ini diisi beras sebanyak 200kg/hari ini diharapkan cukup untuk membantu jama’ah masjid.

"Karena kemampuan daya tampunya hanya 2 kwintal, jadi inilah yang dijadikan ATM para jamaah atau dhuafa yang telah terdata dan memiliki kartu bisa mengambilnya disini sesuai hari yang tertera pada kartu," katanya.

Dia menambahkan, Jadi para dhuafa itu, tidak setiap hari bisa mengambil beras. Jadwal pengambilannya sudah tertera dalam kartu.

Secara memperagakan pengambilan beras melalui ATM,  Irgus Cahyo memberikan contoh dengan menempelkan sebuah ATM di Mesin ATIM, lalu saat itu pula akan keluar sebanyak 2 Kg beras dari dalam ATM.

Alhamdulilah, sejak Mesin ATM ini diluncurkan pada akhir tahun 2017 manfaatnya luarb biasa. Sedangkan pembagian Kartu ATM ini dilakukan berdasarkan data-data yang di kumpulkan pengurus masjid yang bekerjasama dengan pengurus RT dan RW setempat.

"Sehingga manfaat sodaqoh dari jamaah tersalurkan pada yang berhak secara tepat dan benar," katanya.

Terkait ATM Beras ini, Cawapres Sandiaga Uno sempat menanyakan perihal ini. Sandi mengaku sengaja datang ke Masjid Jogokaryan ini karena  merupakan masjid yang legendaris dan fenomenal.

“Ini masjid yang sangat legendaris dan fenomenal. Terkenal di seluruh dunia para pegiat Shalat Subuh dan pengelolaan masjidnya, karena Shalat Subuhnya penuhnya sama seperti Shalat Jumat dan pengelolaan (masjid) sangat profesional,” ujar Sandiaga, saat itu.

■ SRI / R-05




loading...

BERITA LAINNYA

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 BERITA JOGJA | All Right Reserved