Bupati Bantul Intruksikan Damkar Ikut Sukseskan Pemilu 2019 - BERITAJOGJA.NET

Selasa, 12 Maret 2019

Bupati Bantul Intruksikan Damkar Ikut Sukseskan Pemilu 2019

    Bupati Bantul Intruksikan Damkar Ikut Sukseskan Pemilu 2019


BERITAJOGJA.NET ■ Bupati Bantul Suharsono mengatakan peringatan HUT ke 100 Damkar tidak hanya digunakan untuk forum mengenang masa lalu, akan tetapi dimaksudkan sebagai sarana menyelaraskan semangant juang, dedikasi dan pengabdian dalam melindungi masyarakat serta kebulatan tekad untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Demikian hal itu disampaikan Suharsono ketika menjadi inspektur upacara dalam Hari Ulang Tahun ke 100 Pemadam Kebakaran (Damkar) Republik Indonesia dan HUT ke 8 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, yang digelar di Lapangan Paseban Bantul, senin (11/03).

Menurut Bupati, pemadam kebakaran bukan penjaga kota yang bertindak pasif, akan tetapi lebih dari itu berperan aktif dalam melindungi hasil pembangunan dan memberikan perlindungan masyarakat dengan tujuan akhir peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk terlibat aktif dalam mensukseskan agenda nasional bangsa Indonesia.

"Sebagaimana kita ketahui bersama Indonesia akan memasuki agenda yang sangat penting yakni sebagai puncak indikator penyelenggaraan demokrasi, yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden serta legislatif secara serentak, Aparatur Sipil Negara dan komponen bangsa lainnya, mempunyai kewajiban untuk mensukseskan pemilu tersebut," katanya.

Satuan Damkar Kabupaten Bantul, kata Bupati, saya instruksikan ikut terlibat menjaga pesta demokrasi yang akan berlangsung 17 April 2019 mendatang, Damkar Bantul harus duduk bersama dengan TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, Linmas dan elemen masyarakat lainnya, untuk bersama-sama menjaga pesta demokrasi agar terwujud penyelenggaraan pemilu yang berjalan sesuai kaidah-kaidah demokrasi yang jujur dan adil serta bermartabat.

Tak hanya itu, Bupati juga mengajak warga menjadi barisan terdepan melawan racun demokrasi yaitu politik uang, politisasi SARA, serta penyebaran ujaran kebencian, fitnah dan HOAX.

"Harus dipastikan agar semua pihak dan elemen bangsa ini mematuhi aturan dan berpolitik secara elegan sehingga proses demokrasi dapat melahirkan pemimpin bangsa yang berkiblat pada kepentingan masyarakat, serta bangsa dan negara Indonesia," kata Bupati Suharsono.

Bupati menilai, aparatur Damkar sebagai aparatur pemerintah daerah yang memiliki kompetensi handal dibidangnya telah dibekali dengan kecerdasan lapangan sesuai dengan kondisi geografis daerah, berperan penting turut menjaga ketentraman, ketertiban umum dalam proses demokrasi ini, mengawal proses demokrasi sampai tingkat masyarakat tetap siaga menjaga keamanan fasilitas pemerintah, fasilitas umum, obyek vital masyarakat lainnya.

Sumber : Diskominfo / Sri Suciani

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2017 BERITAJOGJA.NET | All Right Reserved