BPN Bantah Ada Utusan Jokowi Temui Prabowo - BERITA JOGJA BPN Bantah Ada Utusan Jokowi Temui Prabowo - BERITA JOGJA

Jumat, 19 April 2019

BPN Bantah Ada Utusan Jokowi Temui Prabowo

BPN Bantah Ada Utusan Jokowi Temui Prabowo


BeritaJogja.Net ■ Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dahnil Anzar Simanjuntak membantah kalau ada utusan Joko Widodo menemui Prabowo.

"Berita yang menyatakan bahwa ada utusan Pak Jokowi menemui Pak @prabowo tidak benar adanya. Tidak satu pun utusan pak jokowi yang menemui Pak Prabowo. Terimakasih," tulis Dahnil A Simanjuntak melalui akun resminya, hari ini.(18/04)

Sebelumnya, Capres petahana Jokowi dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Selatan, kemarin (18/4) menyebut kalau pihaknya telah mengirim utusan guna menemui Prabowo pasca pencoblosan.

Saat itu, Jokowi menegaskan bahwa pilpres tidak akan memutuskan hubungan silaturahmi mereka. Jokowi bahkan sudah mengirim utusan untuk mulai merajut kembali persahabatan dengan Prabowo.

“(Mengirim utusan, Red) agar saya bisa berkomunikasi atau bertemu dengan beliau (Prabowo-Sandi),” kata Jokowi kepada awak media, kemarin.

Dahnil mengatakan, bahwa saat ini BPN masih fokus menjaga hasil surat suara formulir C1. Formulir C1 adalah dokumen pencatatan hasil pemungutan suara di TPS.

"Sahabat sebangsa dan setanah air, militansi untuk mengawal proses di kecamatan dan memastikan C1 yang valid terkumpul dengan baik sangat penting," kata Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Jumat (19/4).

Selain itu Dahnil juga menghimbau para pendukung dan relawan 02 diminta tidak terprovokasi, termasuk juga Polri harus berdiri di tengah.

"Jangan ada yang terprovokasi untuk melakukan tindak-tindakan di luar koridor hukum. Dan aparat kepolisian harus tetap berdiri di tengah, jangan juga terprovokasi," ujar Dahnil di akun Twitter.

Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan, paslon 02 Prabowo-Sandi telah memenangkan Pilpres 2019. Dia menyebutkan keunggulan pihaknya berdasarkan laporan real count dan rekapitulasi formulir C1 internal sebanyak 62 persen lebih.

■ Zulkifli Hasan

loading...

BERITA LAINNYA

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 BERITA JOGJA | All Right Reserved