Masa Tenang Pemilu 2019, Hingga Minggu Petang APK Masih Bertebaran di Yogya - BERITA JOGJA HARI INI

Minggu, 14 April 2019

Masa Tenang Pemilu 2019, Hingga Minggu Petang APK Masih Bertebaran di Yogya

Masa Tenang Pemilu 2019, Hingga Minggu Petang APK Masih Bertebaran di Yogya

Masa Tenang Pemilu 2019, Hingga Minggu Petang APK Masih Bertebaran di Yogya

BeritaJogja.Net ■ Tahapan pemilu 2019 telah memasuki masa tenang. Tahap ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai Minggu (14/4/2019) hingga Selasa (16/4).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, ada sejumlah larangan bagi peserta pemilu, tim sukses, media, serta pelaksana untuk dilakukan pada masa tenang. Larangan-larangan itu tersebar di beberapa pasal.

Pada pasal 278 UU Pemilu diatur larangan bagi peserta, pelaksana, tim kampanye pemilu memberi imbalan kepada pemilih agar tidak menggunakan hak pilihnya atau memilih kandidat tertentu di pemilu.

Jika larangan itu dilanggar, sanksi pidana penjara maksimal 4 tahun dan denda paling banyak Rp48 juta menanti orang terkait.

Namun faktanya, di  Yogyakarta hingga minggu petang sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) masih terpasang di sejumlah titik di Kabupaten Bantul dan Sleman.

Hasil pantauan BeritaJogja.net, hingga Minggu (14/04) sore APK masih terpasang di wilayah Berbah Sleman, sepanjang jalan wonocatur dan Bantul lainnya.

APK yang terpajang itu tidak saja tampak di jalan-jalan protokol kota Jogja, bahkan di kampung-kampung pun APK itu belum juga ditertibkan.

Informasi yang diperoleh, Bawaslu Bantul sendiri baru akan melakukan penertiban besok, Senin (15/4/2019).

Seperti diketahui, dalam Pasal 287 UU Pemilu mengatur larangan bagi media massa menyiarkan berita, iklan, rekam jejak peserta pemilu, atau bentuk lain yang mengarah pada kepentingan kampanye yang menguntungkan atau merugikan kandidat.

Selain itu, larangan juga berlaku bagi lembaga survei merilis hasil penelitiannya selama masa tenang juga diatur dalam Pasal 449 UU Pemilu.

Jika ada pengumuman soal survei atau jajak pendapat pada masa tenang, maka pihak yang melakukan akan terkena ancaman pidana penjara maksimal satu tahun dan denda. maksimal Rp12 juta.

Peserta pemilu juga dilarang melakukan kampanye dalam bentuk apapun selama masa tenang. Aturan itu terdapat di Pasal 24 ayat (4) Peraturan KPU tentang Kampanye Pemilu.

 ■ Sri Suciani

BERITA LAINNYA

BERITA TERBARU

© Copyright 2017 BERITA JOGJA HARI INI | All Right Reserved